Selasa, 01 Mei 2012
Cakka adalah sosok anak yang punya kemauan besar untuk belajar sesuatu. Terpacu oleh karakternya yang ‘tidak mau kalah’ pada sang kakak, pada usia delapan tahun dia mulai belajar memainkan gitar sendiri. Awalnya hanya mengekor dari apa yang dilihatnya saat sang-kakak bermain, namun selanjutnya dia mendapat bimbingan dari kakak dan sang ayah. Seiring bergulirnya waktu, makin terlihat bakat Cakka sesungguhnya, yang ternyata lebih menonjol pada vokal. Bocah penyuka Manga drawing ini sudah memiliki karakter vokalnya sendiri. Dia memang tidak mengikuti kursus atau klas vokal. Belajar bernyanyi dari pengalaman sehari-hari. Mungkin ini akibat dari terlalu seringnya Cakka dimintain tolong (baca: dimanfaatkan) oleh sang kakak untuk menjadi vocal-guide setiap kakaknya berlatih sehari-hari, sehingga karakter vokal Cakka terbentuk dengan sendirinya. Selain menggemari band beraliran Japan-rock seperti L’arc~en~Ciel, Cakka juga senang melantunkan lagu-lagu style Guns n’ Roses, Simple Plan, Jagostu, Sheila on Seven, Altebridge, hingga nada-nada blues secara spontan. Kuping Cakka ini sudah menjadi terbiasa pada skala nada dari berbagai genre musik. Karena begitu banyak referensi musik yang dia dengar, dengan sendirinya mampu pula melakukan improvisasi spontan yang terbilang lumayan untuk anak seusianya. Namun bila menyimak saat bernyanyi jangan berharap akan selalu mendengar vibrato pada setiap akhir nada panjang, bukan itu karakter yang dimiliknya.
Sejarah SMK Farmasi Nasional Ska
Sejarah berdirinya SMK FARMASI NASIONAL SURAKARTA
SEJARAH BERDIRINYA YAYASAN PENDIDIKAN FARMASI NASIONAL DAN SMK FARMASI NASIONAL SURAKARTA
Yayasan Pendidikan Farmasi Nasional Surakarta (YPFNS) telah berkarya lebih dari 50 tahun di bidang pendidikan dengan motto “Mencerdaskan, Menyehatkan Anak Bangsa Sepanjang Masa”. Sejarah YPFNS dipelopori oleh dr. Raden Slamet Prawironoto. Beliau seorang pejuang kemerdekaan, nasionalis, dan dokter. Berlatar belakang pendidikan dokter , beliau merasa perlu mendirikan sebuah lembaga pendidikan kesehatan di bidang farmasi.
Maka, dengan dibantu beberapa rekannya, didirikan Yayasan Pendidikan Farmasi Nasional Surakarta (YPFNS) pada tanggal 12 September 1957. Susunan pengurus awal adalah dr. R. Slamet Prawironoto (Ketua) yang beranggotakan Boediwirjo, Soeroto, Hario Soekrisno.
Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mendirikan Sekolah Asisten Apoteker (SAA) yang pendiriannnya di bantu oleh Liem Thiam Bie dan Yap Siong Khing, Apt.
Berdasarkan jiwa dan semangat nasionalis mereka, nama SAA diperbaiki menjadi SAA Nasional. Sekolah ini mendapat pengakuan pemerintah dengan SK Menkes No. 144/Um/SAA/Pend./60 tertanggal 15 Oktober 1960. Kemudian seiring perubahan regulasi pada tahun 1979 berdasarkan SK Menkes No. 49 tahun 1979 berganti nama menjadi Sekolah Menengah Farmasi (SMF) Nasional Surakarta. Pada tahun 2007 sesuai ijin yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga kota Surakarta No. 420/247/SA/2007 diubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi Nasional Surakarta, sampai sekarang.
Jumat, 27 April 2012
Langganan:
Postingan (Atom)